|

Mahasiswa Manajemen Dakwah Tebar Pesan Memaafkan di Bulan Suci Ramadhan

Kendari, 27-02-2026 – Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah (MD) IAIN Kendari melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada bulan suci Ramadan. Kali ini, pengabdian diwujudkan dalam bentuk ceramah menjelang salat tarawih dengan tema “Indahnya Memaafkan.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Fastabiqul Khoirat Watubangga, Baruga Kota Kendari dan dibawakan oleh mahasiswa MD, Faqih Abdillah. Dalam ceramahnya, Faqih menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan antarsesama, serta menumbuhkan sikap lapang dada dalam memaafkan.

Ia menekankan bahwa memaafkan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kekuatan iman dan kematangan spiritual. “Memaafkan adalah jalan menuju ketenangan batin. Ketika kita memaafkan, kita bukan hanya membebaskan orang lain dari kesalahan, tetapi juga membebaskan diri kita dari beban kebencian,” ujarnya di hadapan jamaah yang memadati masjid menjelang pelaksanaan salat tarawih.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Manajemen Dakwah dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Berbeda dari biasanya yang lebih banyak dilakukan di desa-desa binaan, kali ini Prodi MD melakukan pengabdian di sekitar kampus IAIN Kendari sebagai wujud kontribusi nyata kepada masyarakat yang berada di lingkungan terdekat kampus.

Langkah ini menjadi bentuk perluasan wilayah pengabdian, sekaligus penguatan relasi antara kampus dan masyarakat sekitar. Ke depan, Prodi MD berharap dapat terus meningkatkan kontribusi, tidak hanya di masyarakat desa, tetapi juga di lingkungan sekitar kampus IAIN Kendari melalui berbagai program dakwah, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Mahasiswa MD

Kegiatan ceramah Ramadan ini disambut antusias oleh jamaah Masjid Fastabiqul Khoirat Watubangga. Diharapkan, pesan tentang indahnya memaafkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perbaikan diri dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Similar Posts