Asliah Zainal Dosen Berprestasi IAIN Kendari

Asliah Zainal yang merupakan dosen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) ditetapkan sebagai dosen berpestasi IAIN Kendari pada acara Milad IAIN Kendari yang ke 52. Acara tersebut dihelat dalam  rapat senat terbuka di auditorium IAIN Kendari pada 2 Mei 2019 lalu. Asliah Zainal perempuan 45 tahun ini merupakan dosen pada Program studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI). Empat tahun terakhir srikandi FUAD yang ulet dalam bekerja tersebut diamanahkan menjadi Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan  pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Kendari.

Semenjak menjabat sebagai kapus di LPPM, beliau telah menggagas terbentuknya Rumah Jurnal IAIN Kendari. Rumah Jurnal merupakan wadah bagi pengelola jurnal dalam lingkup IAIN Kendari untuk saling bertemu dan berbagi dalam meningkatkan kualitas delapan jurnal di IAIN Kendari. Usaha dalam membentuk Rumah Jurnal tidak sia-sia, saat ini empat jurnal di  IAIN Kendari telah terakreditasi pada SINTA Kemenristekdikti. Selain menggagas Rumah Jurnal, Asliah Juga telah menggagas terbentuknya Korda Relawan Jurnal Indonesia (RJI)  Sultra, dan saat ini menjabat sebagai ketua. Melihat sejumlah track record yang telah ditorehkan oleh Asliah maka tidaklah berlebihan apabila beliau didaulat sebagai dosen berprestasi di IAIN Kendari.   

Radio Fajar Kini Miliki Izin Tetap

Setelah melewati beberapa tahapan akhirnya Radio Fajar IAIN Kendari 107.7 FM kini memiliki izin penyiaran tetap dengan nomor 1001/RF.03.02/2018. Untuk mendapatkan izin penyiaran tetap dari Kominfo ini Radio Fajar harus melewati lima tahapan. Tahapan pertama pihak Radio Fajar harus melengkapi data dan syarat kelengkapan berkas untuk mengajukan permohonan pengurusan izin. Seluruh data dan syarat yang dibutuhkan harus di input secara online pada SIMP3 milik Kominfo. Setelah dinyatakan semua berkas lengkap maka proses selanjutnya yaitu  tahap Evaluasi Dengar Pendapat (EDP). Tahapan ini dilaksanakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Derah Sulawesi Tenggara (KPID) yang membahas tentang program siaran dan mendengarkan tanggapan dari warga sekitar stasiun radio.

Sebulan setelah dilaksanakannya EDP maka terbitlah Izin Penyiaran Prinsip (IPP). Dengan terbitnya izin prinsip tersebut menjadi tiket untuk kembali mengudara. Menurut kutipan wawancara dengan kepala laboratorium Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Sri Hadijah Arnus mengungkapkan  “Radio Fajar  hampir setahun tidak mengudara karena belum memiliki surat izin tetap, alhamdulillah dengan terbitnya izin prinsip penyiaran, kita dapat onair kembali, tetapi sifatnya baru uji coba siaran. Tetapi ini sudah cukup menggembirakan berhubung sudah lama sekali para penyiar Radio Fajar tidak menyapa fansnya di udara”.

Setelah mendapatkan izin prinsip penyiaran, Radio Fajar selanjutnya harus mengurus Izin Stasiun Radio (ISR) di Loka Monitor Kendari. Setelah mendapatkan ISR maka tahap berikutnya yaitu Evaluasi Uji Coba Siaran. Hampir serupa dengan tahapan pertama, untuk mengurus UECS Radio Fajar harus mengimput beberapa berkas ke sistem SIMP3 diantaranya yaitu sertifikat perangkat penyiaran, salah satu tujuannya agar seluruh lembaga penyiaran di Indonesia menggunkan perangkat yang berkualitas dengan ditandai dengan adanya sertifikat dari perangkat yang digunakan.

Lolos dari tahapan UECS akhirnya Izin Penyiaran Tetap Radio Fajar IAIN Kendari terbit. “Alhamdulillah kini Radio Fajar memiliki Izin Penyiaran Tetap, kami sekarang tidak takut lagi utuk siaran, mahasiswa kini dapat kembali menggunakan fasilias laboratorium penyiaran itu dengan tenang, karena semua stasiun radio yang tidak memiliki izin tetap melanggar peraturan pemerintah, hukumannya cukup berat” demikian pernyataan Akhmad Sukardi selaku Wakil Dekan 1 FUAD ketika ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.       

Srikandi FUAD Nahkodai IAIN Kendari 4 Tahun Kedepan

Prof. Dr. Faizah Binti Awad, Professor pertama di lingkup IAIN Kendari yang juga merupakan dosen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) akhirnya terpilih untuk menahkodai IAIN Kendari lima tahun kedepan. Setelah melewati proses penjaringan calon rektor  yang cukup panjang, yang dimulai kurang lebih 6 bulan silam, yang dilaksanakan di dalam lingkup kampus IAIN Kendari, sampai kepada tahap fit and proper test yang dilakukan di Kantor Pusat Kementrian Agama di Jakarta. Akhirnya tanggal 8 April 2019 Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin melantik Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd. sebagai rektor IAIN Kendari masa bakti 2019-2023.

Faizah Binti Awad perempuan kelahiran Tilamuta 56 tahun silam, telah mengabdi di IAIN Kendari  sejak 25 tahun silam, yang dahulu bernama STAIN Sultan Qaimuddin Kendari. Beliau mengampuh mata kuliah bimbingan konseling pada Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Faizah Binti Awad  meraih gelar doktornya di bidang pendidikan pada UIN Alauddin Makassar pada tahun 2011. Setahun yang lalu Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd.meraih gelar tertinggi bidang akademik yaitu guru besar di bidang ilmu bimbingan konseling. Saat ini beliau menjabat sebagai ketua senat IAIN Kendari.

Menurut Dra. Rahmawati M.Pd. selaku wakil dekan II FUAD ketika dijumpai di ruang kerjanya, menyatakan turut berbangga dan berbahagia atas pencapaian guru besar dalam lingkup FUAD tersebut. Rahmawati menyampaikan ucapan selamat dan sukses mewakili keluarga besar FUAD atas pelantikan Prof. Faizah, dan berharap IAIN Kendari lebih maju dibawah kepemimpinan beliau.   

FUAD ADAKAN PEMBINAAN CPNS

Dalam rangka melakukan pembinaan kepada CPNS baru dan seluruh staf maupun dosen dengan tugas tambahan di lingkup Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD). Pada tanggal 5 April 2019 diadakan rapat pembinaan untuk memberikan arahan tugas bagi seluruh staf dan dosen dengan tugas tambahan dilingkup fakultas tersebut. Hal ini dilakukan karena pada tahun ini FUAD mendapatkan tambahan personil tujuh orang dosen baru yang akan diperbantukan dalam mengelola administrasi fakultas. Kegiatan ini juga sebagai penyambutan dan silaturahmi dengan dosen baru di FUAD untuk  mempererat silaturahmi.

Ketujuh dosen baru tersebut akan diperbantukan dalam mengurus administrasi fakultas baik di dalam membantu tugas-tugas di prodi, laboratorium, akademik, dan membantu dalam pengolahan Jurnal Al Munzir menuju tahap akreditasi. Diharapkan dengan bertambahnya personil dalam lingkup FUAD dapat mempercepat perkembangan FUAD kedepan dan dapat meningkatkan pelayanan dan kualitas dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah pungkas Husain Insawan selaku plt. Dekan.    

Mahasiswa Prodi BPI Ikuti Dialog Pengesahan RUU P- KS

Tiga orang wakil mahasiswa BPI tersebut merupakan mahasiswa yang telah aktif mengikuti kajian Gender rutin yang diadakan oleh Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Kendari, mereka juga telah beberapa kali terlibat sebagai pendamping peneliti dalam penelitian bertema gender yang dikoordinatori oleh Dr. Rosmayasari, M.Si. selaku dosen BPI sekaligus ketua PSGA IAIN Kendari.  

Tiga orang perwakilan mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI)  diundang untuk mengikuti acara dialog publik yang bertema Urgensi Pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang dilaksanakan oleh Forum Peduli Perempuan Sultra. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 16 Maret 2019  di hotel Zenith Kendari, selain untuk memperkuat dukungan publik percepatan pengesahan RUU P-KS (Penghapusan Kekerasan Seksual) juga memperingati Internaional Woman Day yang jatuh pada tanggal yang sama.

MAQTAB Adakan Pelatihan Tahfiz Quran

Majelis Ashab Al Quran wa Al Kitab (MAGTAB) yang merupakan komunitas mahasiswa program studi Ilmu Quran dan Tafsir mengadakan kegiatan Pembinaan Tahfiz untuk seluruh mahasiswa Ilmu Quran dan Tafsir (IQT). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 15 Maret 2019  di Masjid Kampus IAIN Kendari. Kegiatan ini bertujuan untuk membina serta meningkatkan kemampuan hafalan Quran bagi seluruh mahasiswa IQT karena kemampuan baca tulis Al Quran merupakan kemapuan wajib dimiliki oleh seluruh mahasiswa IAIN Kendari terkhusus mahasiswa IQT yang lebih dalam mengkaji tentang Al Quran. Menurut Fatirah Wahida selaku ketua prodi IQT, kegiatan ini sangat baik karena dapat membina dan meningkatkan kemampuan mahasiswa IQT dalam hapalan dan bacaan Al-Quran.

MAQTAB merupakan komunitas di Prodi IQT yang baru saja dibentuk dan kegiatan Tahfiz tersebut merupakan kegiatan perdana dari komunitas ini. Menurut Fauzan Sabil yang merupakan  ketua dari komunitas ini,  tujuan dibentuknya komunitas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan serta  hafalan Quran bagi anggotanya. Diharapkan program komunitas ini dapat berjalan lancar dan seluruh mahasiswa prodi IQT dapat aktif dalam komunitas ini, pungkas Fauzan Sabil.      

Rumah Qur’an FUAD Adakan Seleksi Kemampuan Baca Qur’an

Rumah Quran Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) merupakan salah satu wadah untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al Quran Bagi  seluruh mahasiswa FUAD. Pada Rabu 13 Maret 2019 koordinator Rumah Qur’an mengadakan pemetaan kemampuan baca tulis Al-Quran bagi seluruh mahaisiswa FUAD angkatan 2018, termasuk mahasiswa penghapal Qur’an. Kegiatan ini merupakan kali kedua dilaksanakan. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan pada tahun lalu bagi seluruh mahasiswa FUAD angkatan 2017.

Menurut Ni’matuzzuhrah salah satu pengelola Rumah Quran sekaligus sebagai dosen Prodi Ilmu Quran dan Tafsir (IQT), kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca Al-Quran bagi seluruh mahaisiswa FUAD. Nantinya bagi mahasiswa yang masih kurang kemampuan membaca qur’an nya akan dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya dan akan dibimbing oleh mahasiswa prodi IQT. Menurut Ni’matzzuhra kegiatan ini bermanfaat sebagai wadah belajar mengaji dengan baik bagi mahasiswa, megingat kemampuan baca tulis AlQuran yang fasih merupakan salah satu syarat kelulusan menjadi sarjana di IAIN Kendari. Setelah mengikuti pembinaan di Rumah Qur’an, nantinya mahasiswa akan mendapatkan surat keterangan dari pihak pengelola rumah Qur’an yang dapat digunakan sebagai keterangan saat akan menyelesaikan kuliah di FUAD IAIN Kendari.   

FUAD Ikuti Raker Institut di Malang

Dalam rangka memfinalisasi program kerja tahun 2019 dan membicarakan program kerja tahun 2020, maka IAIN Kendari mengadakan rapat kerja (RAKER), yang diselenggarakan di Kota Malang Jawa Timur pada tanggal 7-10 Maret 2019.  Kegiatan ini dihelat di Hotel Savana Malang. Dalam raker tersebut dibahas mengenai seluruh program kerja setiap unit dan fakultas di IAIN Kendari, termasuk program kerja yang akan dilaksanakan oleh Fakultas ushuludddin Adab dan Dakwah (FUAD). Raker ini diikuti oleh seluruh arus utama yang ada di FUAD mulai dari tataran pelaksana tugas dekan dan wakil dekan sampai kepada Ketua Program Studi dan Kepala Laboratorium.

Adapun program kerja Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah pada tahun 2020 mendatang salah satunya adalah pelatihan Fotografi, pelatihan sinematografi dan pelatihan broadcasting diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa FUAD dalam bidang fotografi, sinematografi, dan broadcasting. Keterampilan ini tentu saja sangat menunjang tugas mereka dalam menyebarkan dakwah.   

FUAD Terima Enam Dosen Baru

Penerimaan CPNS tahun 2019 telah meloloskan 6 orang dosen yang akan ditempatkan pada Fakultas Ushuluddin adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari. Keenam dosen tersebut masing-masing akan mengampuh mata kuliah Ulumul Hadits, Bimbingan Konseling, Jurnalistik, Pemberdayaan masyarakat Islam, Filologi, dan Ilmu kalam. Menurut Akhmad Sukardi selaku wakil dekan bidang akademik FUAD, dengan bertambahnya enam dosen di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dapat meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar di fakultas tersebut.  

Proses  seremonial penerimaan dosen baru sekaligus perkenalan dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2019 di ruang rapat gedung perkuliahan FUAD. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan rapat akademik menjelang dimulainya proses perkuliahan semester genap tahun ajaran 2018/2019.  Dalam rapat akademik tersebut dibahas tentang evaluasi proses perkuliahan semester ganjil dan penjelasan tentang tata cara absen online dan pengimputan konsultasi penasehat akademik di Sistem Informasi Akademik (SIA) IAIN Kendari.  

Mahasiswa FUAD Disebar ke Enam Lokasi PPL

Sejumlah 33 orang mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari yang merupakan peserta Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), kemarin 21 Januari 2019 disebar ke enam tempat lokasi PPL. Ketigapuluh tiga peserta PPL tersebut berasal dari keempat prodi yang ada di FUAD, mereka di tempatkan pada tempat dimana mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapatkan selama di bangku kuliah. Seperti prodi komunikasi dan penyiaran islam di tempatkan di  TV Sultra,  Mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah di tempatkan di dua lokasi yaitu Kantor Kemenag Kota Kendari dan  Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Kendari. Sedangkan Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam di tempatkan di Loka Rehabilitasi Usia Lanjut  Kendari, Serta mahasiswa program Ilmu Quran dan Tafsir mengamalkan ilmu mereka di  Lapas dan Lapas Perempuan Kota Kendari.

Read More