MAHASISWA BPI MERIAHKAN PERINGATAN HARI AUTIS SEDUNIA

FUAD.IAIN Kendari. Dalam rangka memperingati hari peduli autis sedunia, yang  jatuh pada tanggal 2 April 2018, Pusat Layanan Autis (PLA) SULTRA yang merupakan lembaga dibawah pengawasan dinas pendidikan Kota Kendari,  mengadakan rangkaian kegiatan talk show dan seminar, serta jalan santai yang dilaksanakan pada tanggal 7-8 April 2018. Salah satu elemen yang  diundang untuk memeriahkan kegiatan tersebut adalah mahasiswa dari prodi Bimbingan Penyuluhan Islam IAIN Kendari, mahasiswa Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Pusat Studi Gender (PSGA) IAIN Kendari.

Acara talkshow dan seminar dilaksanakan di Hotel Plaza Inn Kendari yang tujuannya agar semakin banyak orang yang peduli soal autis. Dalam seminar ini didatangkan pakar autis dari fakultas Psikologi UNAIR. Dalam penjelasannya  beliau menjabarkan tentang pendekatan terbaru dalam menangani anak-anak autis. Seminar ini juga merupakan sosialisasi kepada semua elemen tentang bagaimana cara menangani anak-anak autis. Tujuan yang sama juga diperuntukkan pada kegiatan jalan santai sekaligus mensosialisasikan keberadaan PLA sebagai lembaga yang melayani pendidikan bagi anak autis yang bersifat gratis. Selain kedua kegiatan tersebut, dilaksanakan pula kegiatan lomba di lingkup sekolah luar biasa di Kota Kendari. Keikutsertaan mahasiswa BPI dalam kegiatan ini tentu saja dapat membuka wawasan mahasiswa menjadi lebih luas lagi dan dapat menjadi bekal mereka nantinya apabila telah terjun ke masyarakat.

KARYA DOSEN FUAD MENDAPATKAN HAK CIPTA DARI KEMENKUMHAM

FUAD.IAIN Kendari. Dalam rangka perlindungan ciptaan di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra, berdasarkan undang-undang no.28 tahun 2014, tentang hak cipta, maka Kementrian Hukum dan Ham menerbitkan sertifikat Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual bagi karya-karya yang dihasilkan oleh anak bangsa.  Salah satu Dosen Fuad IAIN Kendari, Dr. Asliah Zainal, M.A, baru saja mendapatkan legalitas kekayaan intelektual atas karyanya berupa e-book dengan judul  Menjaga Adat Menguatkan Agama; Katoba dan Identitas Muslim Muna.

Permohonan untuk  perlindungan atas hak cipta dan kekayaan intelektual tersebut diajukan oleh Asliah sejak 2 april 2018 lalu. Perlindungan atas karya tersebut berlaku selama hidup pencipta dan terus berlangsung selama tujuh puluh tahun setelah pencipta meninggal dunia, terhitung mulai tanggal 1 januari tahun berikutnya. Buku hasil karya tersebut selain dapat dinikati dalam versi elektronik juga dapat dinikmati cetakannya di toko buku Gramedia  Kendari.

Perolehan hak cipta atas karya tersbut merupakan hal yang pertama di IAIN kendari, dengan perolehan hak cipta bagi karya Dr. Asliah tersebut, tentu saja dapat menjadi poin tersendiri bagi peningkatan akreditasi program studi dan fakultas tempatnya bernaung. Hal ini juga dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika IAIN kendari, yang memiliki karya untuk mendaftarkan karyanya untuk memdapatkan HAKI dari Kemenkumham.

MAHASISWA IQT JUARA 1 HAPALAN QUR’AN 5 JUZ

FUAD-IAIN Kendari. Adila Fatin Abdullah, salah satu mahasiswi program studi ilmu al-Quran dan tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Kendari  mengukir prestasi di ajang Musabaqah Tilawatil Quran XXVII tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, yang dihelat pada tanggal 18-28 Maret 2018 di Buton Utara.

Adila Fatin Abdullah meraih Juara pertama pada cabang Hifzh Al- Quran golongan 5 juz dan tilawah putri. Gadis kelahiran 17 November 1997 ini merupakan mahasiswi semester 6 pada prodi IQT, sebelumnya telah beberapa kali meraih prestasi yang sama di beberapa ajang perlombaan hapalan Quran. Prestasi yang diraih pada MTQ XXVII di Buton Utara ini akan membawa Adila ke ajang MTQ tingkat nasional mewakii Provinsi Sulawesi Tenggara.

Selain Adila Fatin prestasi juara 1 juga diraih oleh Fadli salah satu alumni IQT IAIN Kendari tahun 2017. Fadli meraih juara 1 pada cabang MMQ (Musabaqah Makalah Quran). Juara Harapan 1 juga diraih oleh Riska Mahasiswa IQT IAIN Kendari semester 4 pada cabang tafsir Bahasa Indonesia. Prestasi yang diraih oleh mahasiswa IQT tersebut tentu saja diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa IQT khususnya dan mahasiswa IAIN Kendari umumnya, untuk lebih mengembangkan kemampuan yang dimilikinya sehingga dapat berprestasi dan mengharumkan nama IAIN Kendari.

FUAD ADAKAN PELATIHAN LITERASI MEDIA UNTUK MAHASISWA

FUAD,IAIN Kendari- Perkembangan teknologi komunikasi dan Informasi yang sangat pesat dewasa ini mengakibatkan terjadinya pergeseran pola komunikasi pada masyarakat, khususnya mahasiswa. Pergeseran pola komunikasi tersebut mendatangkan dampak yang positif, tetapi juga memiliki dampak yang negatif, salah satunya adalah banyaknya beredar berita hoax, menyebarnya ujaran kebencian di media sosial dan masih banyak lagi dampak negatif lainnya.  Dalam mengcounter dampak negatif tersebut, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah mengadakan pelatihan literasi media bagi mahasiswa FUAD, yang notabene nantinya akan menjadi komunikator-kounikator yang handal di masyarakat nantinya, baik sebagai jurnalis, public relations, maupun sebagai juru dakwah di masyarakat.

Pelatihan literasi media ini diadakan selama dua hari pada tanggal 31 Maret-1 April 2018 di Gedung Perkuliahan FUAD.  Dalam pelatihan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa prodi Komunikasi Penyiaran Islam. Kegiatan ini  menghadirkan empat orang pemateri yaitu Dr. Najib Husain (Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Pascasarana Universitas Haluoleo), M. Aswan Zanynu, M.Si. (praktisi dan pengamat media serta dosen ilmu komunikasi Universitas Haluoleo), Akhmad Sukardi, M.Sos.I (Wakil Dekan 1 FUAD IAIN Kendari) dan Dr. Nur Alim, M.Pd. ,Rektor IAIN Kendari yang memberikan materi sekaligus membuka acara pelatihan literasi media tersebut.

Dalam sambutannya Nur Alim sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena kemampuan literasi media khususnya bagi mahasiswa sangat penting diberikan melihat pengguna media sosial saat ini yang paling besar adalah dari kalangan mahasiswa. Pelatihan ini juga diharapkan memberikan pemahaman agar tidak lagi menyebarkan berita-berita tidak jelas sumbernya maupun ujaran yang kurang beretika yang kerap muncul utamanya di media sosial.

Target yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah meningkatnya kemampuan literasi media bagi peserta yaitu kemampuan dalam memilah, menganalisis dan mengevaluasi, semua konten media yang menerpa mereka, dan diharapkan pengetahuan mereka tersebut dapat ditularkan kepada orang-orang yang berada disekitar mereka dan kepada masyarakat luas.

FUAD TARIK 40 MAHASISWA PPL

FUAD,IAIN Kendari- Setelah tiga bulan menjalani program Pengalaman Lapangan Mahasiswa (PPL), Jumat 23 Maret 2018, sebanyak 40 orang mahasiswa peserta PPL dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah ditarik oleh para pembimbing PPL di lokasi masing-masing . Tahun ini yang menjadi lokasi PPL mahasiswa FUAD antara lain  TV Sultra, Lapas Perempuan klas III Kendari, lapas klas II A Kendari, PSTW Minaula Kendari, Kantor Kemenag Kota Kendari, dan Ponpes Baitul Qur’an Kendari.

Kegiatan PPL kali ini membawa banyak pengalaman bagi pesertanya, diantaranya seperti yang diungkapkan Muhammad Lukman dari Prodi BPI yang telah  menjalani PPL di Panti Jompo (PSTW Minaula Kendari). Selama PPL banyak sekali suka dan duka dalam mengajar mengaji dan memberikan pemahaman keagamaan  bagi para manula di Panti Jompo . Pengalaman yang senada juga diungkapkan oleh Asri Mahasiswi BPI yang menjalani PPL di Lapas Perempuan Klas IIIA kendari, “Kegatan kami mengajar mengaji dan memberikan pemahaman agama kepada para narapidana wanita disana, selain itu kadang juga mereka menceritakan asal mula mereka sampai  masuk ke dalam Lapas”

Kegiatan PPL bagi mahasiswa diharapkan dapat menjadi ajang untuk menimba pengalaman dan mengaplikasikan semua ilmu yang telah di dapatkan selama kuliah. Selain itu, PPL juga dapat membuka jalur kerjasama antara Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dengan instansi ataupun lembaga tempat kegiatan PPL. Baik dalam hal pengembangan fakultas maupun dalam hal penyerapan tenaga kerja bagi lulusan FUAD nantinya. Seperti yang diungkapkan oleh Purwanto Sanam direktur TV Sultra. Beliau membuka pintu yang sangat  lebar bagi para mantan peserta PPL dari program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), yang telah menjalani PPL di intitusinya, apabila dikemudian hari mereka berminat untuk bergabung di TV Sultra, karena kapasitas mereka telah diketahui dan mereka telah memiliki pengetahuan mengenai pertelevisian selama mereka melakukan PPL di intitusi tersebut.

SRIKANDI FUAD,GURU BESAR PERTAMA IAIN KENDARI

Setelah penantian cukup panjang, akhirnya IAIN Kendari menelorkan seorang guru besar / profesor. Kampus biru IAIN Kendari, khususnya Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), patut berbangga dan berbahagia atas pencapain  salah seorang  dosennya dalam meraih gelar guru besar di bidang ilmu bimbingan konseling.

Terhitung  1 Februari 2018, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 1080/A2.3/KP/2018, yang menyatakan pengangkatan Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd. dengan nomor induk pegawai 196202101992032002, dalam jabatan akademik/fungsional sebagai Guru besar/ profesor. Surat Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Riset, teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada tanggal 5 Maret 2018.

Faizah Binti Awad perempuan kelahiran Tilamuta 55 tahun silam, telah mengabdi di IAIN Kendari  sejak 24 tahun silam, yang dahulu bernama STAIN Sultan Qaimuddin Kendari. Beliau mengampuh mata kuliah bimbingan konseling pada Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam,  Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Faizah Binti Awad  meraih gelar doktornya di bidang pendidikan pada UIN Alauddin Makassar pada tahun 2011. Saat ini beliau menjabat sebagai ketua senat IAIN Kendari.

Pengangkatan Faizah Binti Awad sebagai guru besar/profesor tentu saja menjadi motivasi bagi seluruh dosen dalam lingkup IAIN Kendari, terutama bagi dosen yang telah menyandang gelar doktor, untuk meraih gelar tertinggi di bidang akademik tersebut. Karena seperti diketahui  bahwa dalam mencapai gelar guru besar tersebut, seorang dosen wajib memiliki karya ilmiah yang telah di publikasikan pada jurnal terakreditasi internasional.  Pencapaian ini pula dapat menjadi nilai lebih, dalam penilaian akreditasi bagi institusi kedepan nantinya dan menambah nilai saing IAIN Kendari di kancah pendidikan, baik di  Sulawesi Tenggara maupun di tingkat nasional.

 

FUAD HADIRKAN PAKAR TAFSIR UNTUK MENYIKAPI PERBEDAAN

Kendari (Humas) – Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Kendari menghadirkan Guru Besar Tafsir UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Nasaruddin MA dalam kuliah umum yang mengangkat tema pemahaman alquran secara komprehensif dalam menyikapi perbedaan penafsiran. Kegiatan yang dihadiri oleh dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan lingkup IAIN tersebut dilaksanakan di Auditorium IAIN Kendari, Rabu (05/10/16).

Read More