151 Mahasiswa Baru FUAD Ikuti Klinik Dakwah, Dekan Ingatkan Pentingnya Niat, Bahasa, dan Cahaya Ilmu
Kendari – Pembukaan Klinik Dakwah sebagai bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, Kamis (21 Agustus 2025), digelar di Ruang KJM Lantai 2 Gedung Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari. Acara tersebut dihadiri Dekan FUAD Dr. Muh. Shaleh, M.Pd., Wakil Dekan I Aminuddin, M.Pd., Wakil Dekan II Aliwar, M.Pd., Wakil Dekan III Dr. H. Hasdin Has, Lc., M.A., Kabag Drs. Tamrin, M.Si., Seluruh Kaprodi FUAD, Kasubag Akademik, Para Dosen, dan Tenaga Kependidikan lingkup FUAD. Kehadiran unsur organisasi mahasiswa seperti SEMA, DEMA, dan HMPS lingkup FUAD turut menambah semarak kegiatan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Kaharudin yang dipandu MC Dwi. Ketua Panitia, Dr. H. Hasdin Has, dalam laporannya menyampaikan bahwa mahasiswa baru FUAD tahun ini berjumlah 151 orang, terdiri dari Prodi Manajemen Dakwah (21), Komunikasi dan Penyiaran Islam (42), Bimbingan dan Penyuluhan Islam (24), serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (64).

Sebagai fakultas yang bercirikan keislaman, Hasdin menekankan pentingnya kemampuan baca tulis Al-Qur’an bagi seluruh mahasiswa. Untuk itu, sejak awal setiap mahasiswa akan mengikuti placement test mengaji guna memetakan level kemampuan masing-masing, sebelum memasuki proses pembinaan yang tidak hanya fokus pada ilmu umum tetapi juga ilmu agama.
Sebelum memberikan imbauan kepada mahasiswa, Dekan FUAD Dr. Muh. Shaleh, M.Pd. terlebih dahulu memperkenalkan jajaran pimpinan fakultas yang hadir. Perkenalan ini dimaksudkan agar mahasiswa baru lebih mengenal para pemangku kebijakan akademik dan memahami peran mereka.

Dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Klinik Dakwah, Dekan kemudian menyampaikan pesan-pesan penting kepada mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa FUAD adalah rumah ilmu pengetahuan, akhlak, dan dakwah, serta mengingatkan bahwa ilmu adalah cahaya, sementara kebodohan adalah kegelapan.
Pesan Dekan FUAD
- Jadikan FUAD sebagai rumah ilmu, akhlak, dan dakwah; ilmu itu cahaya, kebodohan adalah kegelapan.
- Jaga niat dan semangat belajar; Allah memberi hidayah bagi penuntut ilmu yang sungguh-sungguh.
- Ilmu tidak akan masuk ke hati yang bermaksiat, maka jauhi maksiat.
- Mulailah dari diri sendiri (ibda binafsi) sebelum menyuluh orang lain.
- Manfaatkan setiap kesempatan, termasuk berorganisasi untuk keterampilan hidup, bukan sekadar ikut-ikutan.
- Bangun prinsip hidup yang kuat, jangan mudah terdoktrin kelompok tertentu atau diperalat kepentingan politik/ekonomi.
- Kuasai bahasa sebagai kunci daya saing masa depan.
- Pegang nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kemuliaan dalam kehidupan sehari-hari.
- Semangat menuntut ilmu sepanjang hayat, karena perjalanan ilmu tidak akan pernah sia-sia.
Dekan juga mengingatkan mahasiswa baru untuk berhati-hati terhadap kelompok-kelompok eksklusif yang dapat menjerumuskan, serta menekankan pentingnya membangun prinsip hidup yang kuat agar tidak mudah terdoktrin. Ia menutup dengan pesan inspiratif agar mahasiswa FUAD menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, mulia, dan mampu menyinergikan ilmu pengetahuan dengan dakwah dalam kehidupan nyata.