Prodi BPI IAIN Kendari Gelar Pengabdian Masyarakat “Bimbingan Pranikah bagi Remaja” di SMA Negeri 1 Sawa Konawe Utara
Sawa, 22 April 2024 – Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Kendari melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Bimbingan Pranikah bagi Remaja” di SMA Negeri 1 Sawa, Kabupaten Konawe Utara.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WITA ini diikuti oleh 40 siswa, serta dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMA N 1 Sawa, Dekan FUAD IAIN Kendari, dosen, dan tim mahasiswa Prodi BPI.

Pembukaan dan Sambutan Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, dilanjutkan sambutan oleh Kepala SMA N 1 Sawa yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada IAIN Kendari atas kehadiran dan kepeduliannya memberikan edukasi penting bagi siswa. Ia berharap siswa tidak sekadar mengikuti karena perintah guru, melainkan benar-benar mengambil pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Prodi BPI, Khairunnisa Syamsu, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada remaja tentang pentingnya persiapan fisik, mental, dan spiritual sebelum memasuki jenjang pernikahan. Beliau menekankan bahwa pemahaman ini akan menjadi bekal penting dalam membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Dekan FUAD IAIN Kendari, Dr. Muh. Shaleh, M.Pd., turut hadir dan membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, beliau menekankan relevansi tema ini dengan tantangan remaja masa kini. Menurutnya, remaja adalah generasi penerus yang memegang peranan penting dalam membangun masyarakat, dan persiapan pernikahan yang matang merupakan salah satu kunci mewujudkan keluarga yang kuat.
Rangkaian Materi Kegiatan dilanjutkan dengan pengisian pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal peserta, kemudian penyampaian materi utama oleh Khairunnisa Syamsu, M.Pd. Materi menekankan tiga aspek penting dalam persiapan pranikah, yaitu:
- Kesehatan fisik, termasuk menjaga pola hidup sehat agar siap menghadapi tanggung jawab pernikahan.
- Kesiapan psikologis, yang mencakup pengelolaan emosi, komunikasi interpersonal, dan kemampuan menyelesaikan konflik.
- Kesiapan finansial, melalui pemahaman manajemen keuangan, menabung, dan perencanaan masa depan.

Selain materi, peserta juga diajak menonton film pendek berjudul Origin yang menggambarkan pentingnya kerja sama dan saling menghargai dalam hubungan. Hal ini dikaitkan dengan nilai-nilai yang diperlukan dalam kehidupan rumah tangga.
Interaktif dan Diskusi Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan siswa seputar pentingnya bimbingan pranikah di usia remaja, cara menjaga keharmonisan rumah tangga, hingga pentingnya memahami latar belakang keluarga pasangan. Narasumber memberikan jawaban aplikatif dengan menekankan komunikasi, kerja sama, dan kesiapan mental sebagai kunci utama.
Penutupan Acara diakhiri dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, laporan kegiatan oleh Ketua Panitia, serta penutupan resmi oleh Dekan FUAD. Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, guru, dan tim pengabdian masyarakat. Melalui kegiatan ini, Prodi BPI IAIN Kendari berharap remaja semakin sadar bahwa pernikahan bukan hanya tentang kesiapan emosional, tetapi juga membutuhkan fondasi kuat dari aspek fisik, mental, finansial, dan spiritual.