FUAD SIAGA K3: Bekali 80 Mahasiswa dengan Keterampilan Pertolongan Pertama dan Keselamatan Kerja

Kendari, 15 Juli 2025 – Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif dan praktis bertajuk “FUAD SIAGA K3: Membangun Kesadaran Aman dan Sehat di Lingkungan Akademik.” Kegiatan yang diikuti oleh 80 orang mahasiswa FUAD ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pertolongan pertama.

Dekan Tekankan Pentingnya Siaga K3
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FUAD, Dr. Muh. Shaleh, M.Pd. Dalam sambutannya, Dekan Muh. Shaleh menegaskan pentingnya memiliki kemampuan dasar dalam pertolongan pertama, terutama di lingkungan kampus dan sehari-hari.

“Setiap individu, khususnya civitas akademika, harus menjadi agen pertolongan pertama. Kecepatan dan ketepatan tindakan awal sering kali menjadi penentu keselamatan korban. Kegiatan hari ini adalah langkah nyata FUAD dalam menciptakan lingkungan akademik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga aman dan tanggap bencana,” ujar Dr. Muh. Shaleh. M.Pd

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini adalah para Wakil Dekan dan Ketua Program Studi di lingkungan FUAD.

Pelatihan Komprehensif oleh Pakar Kesehatan
Kegiatan ini menghadirkan narasumber tunggal yang kompeten di bidangnya, yaitu Laode Hidayat Zain Indrawan, S.Kep., Ns., M.Kes.

Rangkaian kegiatan utama yang diberikan kepada 80 peserta mencakup dua sesi pelatihan mendalam:

Pelatihan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) dan Bantuan Hidup Dasar (BHD):

Para mahasiswa diajarkan teknik-teknik penyelamatan jiwa, mulai dari mengenali tanda-tanda henti jantung, cara melakukan kompresi dada yang efektif, hingga penanganan sumbatan jalan napas pada orang dewasa dan anak-anak. Sesi ini didominasi oleh praktik langsung (hands-on practice).

Edukasi dan Praktik K3 di Lingkungan Akademik:

Materi ini fokus pada identifikasi risiko bahaya di lingkungan kampus, seperti bahaya kebakaran, risiko terpeleset/terjatuh, dan bahaya listrik. Narasumber juga menguraikan pentingnya Sistem Manajemen K3 (SMK3), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sederhana, serta prosedur evakuasi darurat yang benar. Selain itu, diberikan pemahaman dasar mengenai penanganan luka ringan, cedera, dan kasus kegawatdaruratan lainnya.

Bentuk Komitmen FUAD Ciptakan Lingkungan Aman
Para peserta mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi praktik, terutama saat mencoba teknik kompresi dada pada manikin (boneka peraga). Diharapkan, ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari FUAD SIAGA K3 ini tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat diimplementasikan untuk membantu orang lain di lingkungan kampus, kos, maupun masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari dalam mewujudkan kampus yang tanggap, siaga, dan berbudaya keselamatan.

Similar Posts