+6282292166343

Hubungi Kami

Jl. Sultan Qaimuddin No. 17

Baruga Kendari

08:00 - 16:00 WITA

Senin s/d Jumat

HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU AL QUR’AN DAN TAFSIR (IQT) MENGGELAR SEMINAR NASIONAL DENGAN TEMA “RASISME DALAM MEDIA SOSIAL”

8 Nov

HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU AL QUR’AN DAN TAFSIR (IQT) MENGGELAR SEMINAR NASIONAL DENGAN TEMA “RASISME DALAM MEDIA SOSIAL”

KENDARI, FUAD-07 November 2019 Mahasiswa IQT melaksanakan kegiatan seminar nasional. Acara tersebut mengusung tema “RASISME DALAM MEDIA SOSIAL”. Tema tersebut sangat berkesinambungan dengan problematika yang terjadi diera digital sekarang Sehingga perlu ada pembahsan yang mendalam untuk mengimbangi era tersebut. Narasumber pada seminar tersebut terdiri dari tiga orang yang memang ahli dalam bidangnya yaitu Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd dari IAIN Kendari, Prof. Dr. Siti Aisyah Kara, M.A, Ph. D dari UIN Makassar dan AKBP Gazaluddin, S.S., S.H., M.H dari Kapolda SULTRA.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Dr. Nurdin, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutan tersebut beliau berpesan kepada mahasiswa yang hadir bahwa mahasiswa harus banyak-banyak membuat kegiatan yang bersifat positif untuk ikut memberikan kontribusi dalam percepatan transformasi IAIN Kendari manjadi UIN. Selain itu beliau optimis IQT akan bisa berdiri sendiri menjadi sebuah fakultas. Hal tersebut tentu harus dibarengi dengan sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidangnya. Dan hal itu dibuktikan dengan beberapa dosen IQT yang masih dalam tugas lanjut studi S3.

Rektor IAIN Kendari yaitu Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd selaku narasumber pertama dalam seminar tersebut mengungkapkan bahwa fenomena yang terjadi  pada masa sekarang,  banyak orang yang saling mengumbar keburukan, kebencian dan kemarahan dalam dunia maya. Rasisme adalah pemahaman yang menolak suatu golongan masyarakat yang berdasarkan atau berbeda ras yang mempunyai kelainan pada umunya. Padahal dalam konsep psikologi kita harus bisa menerima semua suku, bangsa dan ras yang berbeda dengan kita.

Dengan terselenggaranya acara seminar nasional tersebut mudah-mudahan kita lebih pandai dan bijak dalam menanggapi masalah rasisme di media sosial. Sehingga persaudaraan dan perdamaain sesame manusia tetap terjalin dengan baik.