SRIKANDI FUAD,GURU BESAR PERTAMA IAIN KENDARI

Setelah penantian cukup panjang, akhirnya IAIN Kendari menelorkan seorang guru besar / profesor. Kampus biru IAIN Kendari, khususnya Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), patut berbangga dan berbahagia atas pencapain  salah seorang  dosennya dalam meraih gelar guru besar di bidang ilmu bimbingan konseling.

Terhitung  1 Februari 2018, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 1080/A2.3/KP/2018, yang menyatakan pengangkatan Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd. dengan nomor induk pegawai 196202101992032002, dalam jabatan akademik/fungsional sebagai Guru besar/ profesor. Surat Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Riset, teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada tanggal 5 Maret 2018.

Faizah Binti Awad perempuan kelahiran Tilamuta 55 tahun silam, telah mengabdi di IAIN Kendari  sejak 24 tahun silam, yang dahulu bernama STAIN Sultan Qaimuddin Kendari. Beliau mengampuh mata kuliah bimbingan konseling pada Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam,  Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Faizah Binti Awad  meraih gelar doktornya di bidang pendidikan pada UIN Alauddin Makassar pada tahun 2011. Saat ini beliau menjabat sebagai ketua senat IAIN Kendari.

Pengangkatan Faizah Binti Awad sebagai guru besar/profesor tentu saja menjadi motivasi bagi seluruh dosen dalam lingkup IAIN Kendari, terutama bagi dosen yang telah menyandang gelar doktor, untuk meraih gelar tertinggi di bidang akademik tersebut. Karena seperti diketahui  bahwa dalam mencapai gelar guru besar tersebut, seorang dosen wajib memiliki karya ilmiah yang telah di publikasikan pada jurnal terakreditasi internasional.  Pencapaian ini pula dapat menjadi nilai lebih, dalam penilaian akreditasi bagi institusi kedepan nantinya dan menambah nilai saing IAIN Kendari di kancah pendidikan, baik di  Sulawesi Tenggara maupun di tingkat nasional.